Berita

Mendagri Tito Karnavian/Net

Nusantara

Redam KKB, Mendagri Tito Minta Aparat Daerah Dekati Tokoh Agama Dan Adat

SELASA, 10 MARET 2020 | 13:30 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kekejaman KKB, Mendagri Minta Pemprov Setempat Intensifkan Dekati Tokoh Masyarakat Dan Agama

Pendekatan kepada para tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat harus dilakukan secara intensif oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.

Hal itu diminta langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam menyikapi adanya tindak kekerasan yang kerap terjadi di bumi cenderawasih oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).


“Supaya kelompok-kelompok ini (KKB) jangan menggunakan kekerasan. Kalau ada sesuatu yang disampaikan, ya sampaikan lewat pemerintah setempat mekanisme yang ada”, kata Tito, Selasa (10/3).

Di samping itu, mantan Kapolri ini juga meminta agar aparat TNI dan Polri untuk memperkuat pengamanan tanpa mengesampingkan soft approach dengan melakukan pendekatan terhadap para tokoh yang dianggap disegani untuk melakukan dialog kepada KKB, seperti yang dilakukanya saat menjabat sebagai Kapolda Papua 2014 yang lalu.

"Pengalaman saya selaku Kapolda Papua dua tahun, beberapa kali saya bisa melakukan komunikasi-komunikasi dengan mereka, sehingga mereka tidak melakukan aksi kekerasan," jelas Tito.

Jika kemudian soft approach tidak bisa dilaksanakan dan KKB melakukan pelanggaran hukum, apalagi jika ada korban meninggal dari warga, maka tindakan tegas harus dilakukan.

“Kita harus bertindak tegas. Tegas. Kita harus tegakkan hukum. Siapapun dia, tegas,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya