Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Terlalu Banyak Penyebar Angin Surga Di Sekitar Jokowi

SELASA, 10 MARET 2020 | 09:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan judicial review atas Peraturan Presiden (Perpres) 75/2019 tentang Jaminan Kesehatan. Artinya, kenaikan iuran peserta BPJS Kesehatan yang melonjak hingga dua kali lipat di awal tahun ini dibatalkan.

Beragam kritikan pun dilancarkan kepada Presiden Joko Widodo yang dinilai kurang cermat dalam menerbitkan peraturan. Terlebih MA menilai pasal yang memuat aturan kenaikan iuran itu tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Pasal 34 ayat 1 dan 2 bertentangan dengan pasal 23 A, pasal 28H, dan pasal 34 UUD 1945. Pasal ini juga dinilai bertentangan dengan pasal 2, pasal 4, pasal 17 ayat 3 UU 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.


Ekonom senior DR. Rizal Ramli turut melancarkan kritik. Menurutnya, Presiden Joko Widodo terlalu banyak dikelilingi oleh orang-orang yang hanya manis di mulut, tapi tidak punya terobosan.

“Terlalu banyak penyebar angin surga di sekitar Jokowi,” tuturnya di akun Twitter pribadi, Senin (9/3).

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu menilai orang di sekeliling Jokowi hanya mengandalkan pola pikir asal trabas. Artinya, mereka mengabaikan kepatutan hukum dalam mencari solusi masalah.

Bahkan solusi yang diberikan ke Jokowi juga terkesan monoton, yaitu hanya mengandalkan cara menaikkan harga, menggenjot impor, dan utang luar negeri.

“Kreatif dikit kek,” sindir mantan Menko Kemaritiman itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya