Berita

Kunker Irna dan Tanto diawasi ketat oleh Bawaslu Pandeglang/Net

Politik

Agenda Kunker Bupati Pandeglang Diawasi Bawaslu

SELASA, 10 MARET 2020 | 08:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pandeglang, bakal melakukan pengawasan melekat terkait agenda kunjungan kerja Bupati Pandeglang, Irna Narulita, dan Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban, yang saat ini tengah berlangsung.

Pengawasan itu dilakukan agar kegiatan yang mengerahkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat tidak dipergunakan untuk kampanye. Mengingat Irna dan Tanto diprediksi akan kembali mencalonkan diri di Pilkada 2020 mendatang.

Demikian disampaikan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Pandeglang, Karsono, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (9/3).


"Kalau dari Bawaslu saat ini semua kegiatan yang melibatkan ASN dan masyarakat, selalu kita awasi. Termasuk kunjungan-kunjungan yang dilakukan oleh Ibu Bupati, khawatir ada kegiatan atau aktivitas yang mengarah kepada Pilkada 2020," ungkap Karsono, dilansir Kantor Berita RMOLBanten.

Meski tidak mendapatkan jadwal secara resmi terkait Kunker Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Bawaslu Pandeglang terus berusaha untuk mencari informasi mengenai kegiatan yang banyak melibatkan ASN dan masyarakat itu.

"Kita selalu menugaskan Panwas, seperti halnya hari ini (Senin, red), di dua tempat di Cigeulis dan di Sobang," bebernya.

Meski begitu, Bawaslu sampai dengan saat ini belum mendapatkan laporan terkait adanya pelanggaran yang terkait dengan agenda kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang.

"Kalau sampai saat ini saya belum ada report dari-temen temen kecamatan. Kemarin kan di Munjul sama di Dindangresmi belum ada report yang memang mengarah pada pelanggaran netralitas. tapi Kami akan kita pantau terus di 35 kecamatan itu," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya