Berita

Menkes terawan Kunjungi Pasien DBD/Net

Kesehatan

Kabupaten Sikka Masuk Dalam Status Kejadian Luar Biasa DBD

SELASA, 10 MARET 2020 | 06:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selain wabah virus corona, Indonesia juga tengah diserang kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Di beberapa wilayah, kasus DBD tercatat tumbuh tinggi dan terdapat angka kematian.

Di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), korban meninggal akibat DBD tercatat 13 orang. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto pun mengimbau masyarakat untuk melakukan pencegahan di rumah.
 
"Imbauan saya lakukan promotif dan preventif. Kerja sama TNI, Polri, sipil, bersama-bersama masyarakat untuk melaksanakan promotif dan preventif mencegah kejadian DBD," ujar Menkes saat mengunjungi RSUP TC Hillers, Sikka, NTT, Senin (9/3), dalam keterangan resminya.


Terawan mengakui, kasus DBD di Sikka luar biasa. Maka harus segera melakukan upaya pencegahan yang melibatkan semua pihak.

"Melalui gerakan kebersihan lingkungan, bersihkan selokan, supaya air mengalir, supaya tidak ada jentik-jentik di tempat penampungan air, dan itu digerakkan secara massal bersama-sama," jelasnya.
 
Pemberantasan sarang nyamuk sangat penting diperhatikan dan diterapkan oleh masyarakat. Cara tersebut untuk mencegah masuknya nyamuk ke dalam rumah dan menyebarkan penyakit, terutama DBD.
 
Demikian juga tindakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur. Sebab, penyebab utama DBD ialah virus dengue dan hal ini diminta Menkes untuk menjadi perhatian bersama.
 
Kabupaten Sikka telah ditetapkan sebagai status kejadian luar biasa (KLB) DBD. Sebanyak 1.195 kasus dengan angka kematian 13 orang. 

Selain di Kabupaten Sikka, wilayah lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur juga masih terjangkit DBD, yakni di 21 kabupaten/kota. Total di NTT terdapat sebanyak 2.797 kasus DBD dengan 31 orang meninggal dunia.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya