Berita

Ketum Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketum Nasdem, Surya Paloh/Net

Politik

Ambang Batas Parlemen 7 Persen Adalah Cara Nasdem Hegemoni Parpol Besar

SENIN, 09 MARET 2020 | 21:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Adanya usulan ambang batas parlemen sebesar 7 persen disambut positif oleh Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Sedangkan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden tetap 20 persen.

Melihat kesepakatan dua pimpinan parpol tersebut, analis poltik Universitas Islam Syech Yusuf Tangerang, Adib Miftahul berpendapat apa yang dilakukan keduanya bagian dalam rangka hegemoni parpol besar saja.

“Upaya itu juga secara tak langsung bakal tak memberi kesempatan atau membunuh parpol kecil,” kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/3).


Hal itu bukan tanpa alasan mengingat dalam Pemilu 2019 kemarin, Nasdem dan Golkar mendapat suara lebih dari tujuh persen.

“Kalau tak mencapai itu? Emang berani? Jadi saya kira PT cukuplah segitu (4 persen seperti Pemilu 2019),” sindir Adib.

Sebenarnya, menurut Adib, sesuai UU Pemilu 7/2017 yang menyebut ambang batas parlemen hanya empat persen dinilai sebagai win-win solution dari partai kecil dan besar.

“Saya pikir enggak usah diubah, jangan setiap mau pemilu dan habis pemilu, para parpol sibuk urus ambang batas, yang ujungnya untuk dugaan mengakomodir kepentingan politik mereka, dalam hal ini para parpol besar,” pungkas Adib.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya