Berita

Hary Tanoesoedibjo dan BM Wibowo‎ Hadiwardoyo/Net

Politik

Partai Hary Tanoe: PT Parlemen Naik 3 Angka, 10 Persen Suara Rakyat Hangus Sia-sia

SENIN, 09 MARET 2020 | 19:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Golkar dan Partai Nasdem sepakat mengusulkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dinaikkan menjadi 7 persen. Partai kecil seperti Perindo berteriak lantaran usulan itu dianggap mencekik mereka.

Ketua DPP Partai Perindo, BM Wibowo‎ Hadiwardoyo mengatakan, PT parlemen saat ini 4 persen sudah menghanguskan sekitar 8 persen suara rakyat pada Pemilu 2019.

Dan jika dinaikkan lagi, anak buah Hary Tanoesoedibjo ini memprediksi bisa menghilangkan 10 persen suara rakyat.


"PT semakin tinggi akan semakin mendistorsi suara karena semakin banyak suara hangus. Padahal hanya sedikit parpol yang suaranya melebihi 10 persen dalam setiap pemilu," ujar Wibowo saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/3).

Menurutnya, partai politik lain seharusnya memperhatikan parpol kecil dalam mengusulkan PT parlemen, dan tidak mengedepannkan kepentingan diri sendiri.

"Para elit parpol harusnya berpikir untuk jangka panjang dan kepentingan negara, bukan kepentingan sesaat," ucapnya.

Wibowo kembali menegaskan agar ambang batas parlemen jangan terlalu tinggi lantaran banyak mudaratnya bagi parpol baru dan kecil.

"Perindo tidak setuju PT tinggi-tinggi. Bukan soal optimis atau pesimis, tapi itu tidak baik bagi demokrasi," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya