Berita

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian/RMOL

Politik

Soal Pemilu Serentak 2024, Mendagri: Opsi-opsinya Masih Dibicarakan

SENIN, 09 MARET 2020 | 17:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Indonesia bakal melakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bersamaan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) serta Pemilihan Legislatif (Pileg). Pemilihan secara serentak tersebut rencananya bakal dilakukan pada 2024 mendatang.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, pembahasan terkait mekanisme dalam melakukan atau melaksanakan Pilkada, Pilpres, serta Pileg secara serentak masih terus dilakukan.

"Tadi kan sedang dicari formatnya, ini kan masih empat tahun lagi ya. Sekarang ini lagi dibicarakan opsi-opsinya. Opsi A, opsi B," kata Tito di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (9/3).


Menurut mantan Kapolri ini, beberapa opsi terkait soal mekanisme pemilihan secara serentak cukup bagus. Meski begitu, nantinya opsi-opsi tersebut bakal dibahas terlebih dahulu oleh DPR.

"Kalau serentak dilaksanakan apa namanya itu enam opsi tadi cukup bagus dari Perludem, tapi lihat positif negatif tiap-tiap opsi. Prinsipnya adalah apapun opsinya yang terbaik, semua nanti akan dibahas kita berikan masukan di DPR. DPR yang nanti akan mengambil keputusan menjadi undang-undang," ujarnya.

Namun, menurut Tito, jika Pilpres dan Pileg berbarengan dengan Pilkada sangat berisiko dari sisi keamanan. Oleh karena itu, ia ingin agar masyarakat juga ikut memberikan masukan terkait pemilu serentak.

"Saya membayangkan risiko keamanan sangat tinggi. Oleh karena itu, mumpung sedang dibahas nantinya oleh DPR ya terutama Komisi II di Paripurna maka masukan-masukan dari semua komponen masyarakat, ini enggak ada salahnya untuk diberikan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya