Berita

Pertemuan elite Golkar dan Nasdem/Net

Politik

Airlangga: Pertemuan Dengan Nasdem Turut Bahas Ketidakpastian Global

SENIN, 09 MARET 2020 | 13:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan antara elite Partai Golkar dan Nasdem di Kantor DPP Partai Golkar, tidak hanya membahas perpolitikan tanah air. Tapi juga melakukan pembahasan serius menyikapi dinamika politik global. Hal itu dilakukan lantaran kedua partai merupakan bagian dari koalisi pendukung pemerintah.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan di DPP Partai Golkar, Kawasan Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/3).

"Pertemuan ini adalah silaturahmi luar biasa karena kita sama-sama partai pendukung pemerintah. Di tengah situasi ketidakpastian mengahadapi global baik itu karena corona virus, persoalan perdagangan dunia, ditambah hari ini turunnya harga minyak dunia yang terburuk sepanjang dekade terakhir," ujar Airlangga Hartarto.


"Tentunya Indonesia berada dalam posisi yang juga tidak kalah penuh tantangan," sambungnya.

Kendati demikian, lanjut Airlangga Hartarto, Golkar dan Nasdem selaku partai kolaisi pemerintah tidak tinggal diam menyikapi ketidakpastian tersebut.

"Kami yakin dengan partai koalisi pemerintah, apalagi kalau kerjasama Partai Golkar dan Nasdem bisa seiring sejalan, ini akan memperkuat politik Indonesia untuk menghadapi ketidakpastian," kata Airlangga Hartarto.

Senada dengan Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh juga menyatakan bahwa pertemuan kali ini bukanlah pertemuan silaturahmi biasa. Sebab, pertemuan Nasdem dan Golkar selaku partai pendukung pemerintah merupakan momentum bersejarah.

"Seperti disampaikan Ketua Umum Airlangga bahwa ini momentum bersejarah bagi kedua partai, karena kunjungan kali ini bisa dimaknai tidak sekadar kunjungan silaturahmi. Tapi lebih jauh daripada itu," demikian Surya Paloh.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya