Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Target Kemiskinan 0 Persen, Pengamat: Yang Penting Pendapatan Perkapita Tidak Diturunkan

MINGGU, 08 MARET 2020 | 22:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menargetkan angka kemiskinan ekstrem hilang atau nol persen di tahun 2024 dinilai sebagai peringatan kepada bawahannya untuk bekerja ekstra di periode kedua presiden.

“Ini semacam arahan dari presiden bahwa menteri yang membawahi bidang itu, seperti Menkumham dan Kementerian Perekonomian agar kerja lebih keras lagi untuk merealisasikan wacana Jokow tersebut,” ucap analis politik dari Universita Pelita Harapan, Emrus Sihombing kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/3).

Ia pun berpandangan pernyataan Jokowi tersebut tak bisa dianggap angin lalu oleh menteri di Kabinet Indonesia Maju. Menteri Jokowi, kata Emrus, harus memiliki formula untuk mewujudkan wacana presiden.


Target penurunan angka kemiskinan sah-sah saja menjadi ambisi pemerintah. Namun ada catatan yang harus diperhatikan, yakni pendapatan per kapita yang selama ini menjadi tolok ukur kemiskinan tak diturunkan.

“Jadi (kategori) angka kemiskinan jangan diturunkan. Kalau diturunkan nanti banyak yang tidak miskin. Sebaliknya, kalau dinaikkan berarti banyak orang miskin. Nanti kita lihat jelang 2024,” tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya