Berita

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin/RMOL

Politik

Ali Ngabalin: Kalau Presiden Pilih Ahok, Kenapa Ente Yang Sakit?

MINGGU, 08 MARET 2020 | 20:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dinilai memiliki kemampuan yang bagus sehingga masuk menjadi kandidat Kepala Bidang Otoritas Ibukota Negara (IKN) baru.

Begitu yang disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin. Menurutnya, Ahok memiliki kemampuan yang mumpuni, dari sisi leadership maupun kemampuan manajerial.

"Anak-anak negeri yang punya prestasi, kalau dia (Ahok) punya kemampuan managerial, leadership, dan semangat kerja yang bagus kemudian sehat (tak masalah)," ucap Ali Ngabalin kepada wartawan di Upnormal Coffee Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (8/3).


Selain itu, kata Ali, penunjukan Kepala Otoritas IKN merupakan hak prerogatif yang dimiliki oleh Presiden Joko Widodo.

"Kalau Allah menghendaki presiden memilih salah satu di antara empat orang ini orang lain, ya kewenangan presiden. Hak otoritas, preogratif presiden untuk memilih," jelas Ali.

Oleh karenanya, ia mengaku heran dengan pihak-pihak yang menolak Ahok sebagai pimpinan IKN hanya karena berlandaskan rasa kebencian.

"Kalau nanti Presiden memilih Ahok kenapa ente yang sakit? Kenapa ente yang punya badan gatel-gatel? Kenapa ente yang kena asam lambung? Jangan dong, segera move on, jangan ente jadi kayak orang yang tidak waras itu melihat masalah ini masalah bangsa," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya