Berita

Azis Syamsuddin saat Roundtable Discusion CDCC/RMOL

Politik

Azis Syamsuddin: Naskah RUU Cipta Kerja Murni Produk Pemerintah

MINGGU, 08 MARET 2020 | 00:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin menegaskan, RUU Cipta Kerja dengan sistem Omnibus Law adalah murni inisiatif dari pemerintah.

"Sehingga proses naskah akademik dan RUU dibuat atau dipersiapkan oleh pemerintah," kata Azis saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu malam (7/3).

Peneliti senior Pusat Penelitian Politik (LIPI) Siti Zuhro dalam Roundtable Discusion CDCC di kantor CDCC Warung Jati, Jakarta Selatan, Jumat kemarin bertanya kepada Azis siapa pembuat naskah akademik RUU Ciptaker.


Dalam diskusi yang dipandu oleh Din Syamsudin tersebut, turut dihadiri oleh pakar hukum tata negara Margarito Kamis, pengamat kebijakan publik Rocky Gerung, Ketua KSPI Said Iqbal, dan pengamat ekonomi dari Pusat Kajian Ekonomi Politik Universitas Bung Karno Salamuddin Daeng.

"Secara persis (di pemerintah) saya tidak tahu," jawab Azis saat itu.

Dijelaskan Azis, sebagai legislatif, pihaknya juga tidak mengetahui secara persis apakah publik telah dilibatkan dalam pembahasan ataupun membuat draf naskah akademik RUU tersebut.

Namun menurut politikus Golkar ini, secara mekanisme tata tertib dan UU, seharusnya publik dilibatkan.

"Cuma faktanya (publik) terlibat atau tidak, mohon maaf saya tidak memiliki kapasitas untuk menjawab, karena itu kewenangan dari eksekutif," demikian Azis.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya