Berita

Menteri Agama Fachrul Razi/Net

Politik

Kemenag Terus Perbaiki Pelayanan Haji, Tahun Ini Jatah Makan Ditambah

SABTU, 07 MARET 2020 | 14:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Penyelenggaraan Haji tiap tahunnya terus membaik. Hal ini tampak dari hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa kepuasaan jemaah terhadap pelayanan haji terus meningkat.

Demikian disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi saat memberikan sambutan pada acara Lomba Dakwah Haji dan Cerdas Tangkas Haji dan Umrah, di Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami, Jl. Ulujami Raya 86 Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3).

"Merupakan bagian tugas Kemenag, selalu evaluasi dan perbaiki penyelenggaraan haji. Pada lima tahun terakhir menurut survei BPS, kepuasan jamaah terus meningkat. Dua tahun terakhir, penyelenggaraan haji sangat memuaskan," ujar Fachrul Razi.


Ditegaskan Menag bahwa pada penyelenggaraan haji tahun 2020 ini, ongkos naik haji tidak naik, dari besaran 75 juta yang sesungguhnya biaya penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH), namun yang dibayarkan jamaah haji sekitar 35 juta. Sisanya dibayarkan dari nilai manfaat setoran awal.

"Tahun lalu, jemaah mendapat 40 kali makan, dan tahun ini dijadikan 50 kali makan dengan tanpa menaikkan ongkos haji," kata Menag.

Ada juga fasilitas fast track. Maksudnya, adminsitrasi imigrasi jamaah dilakukan di Indonesia, maka sesampainya di Madinah dan Jeddah, jemaah sudah bisa langsung ke penginapan.

"Tadinya fasilatas fast track ini hanya di Bandara Cengkareng, tahun ini kita tambah di Bandara Juanda Surabaya," tambah Menag.

Selain itu, ada fasilitas Eyab, ini untuk memberikan kenyaman pada jemaah sebelum pulang ke Indonesia. Jemaah menikmati dan berada di ruangan yang luas, bagus dengan makanan lengkap. Dengan demikian, jemaah tidak lelah menunggu pesawat.

"Mudah-mudahan ini membuat jemaah lebih khusyu beribadah," harap Menag.

Bahkan, lanjut Menag, tahun ini juga diberikan prioritas kepada lansia untuk dapat berangkat haji. Persoalannya, seiring tingginya minat masyarakat untuk menunaikan rumun Islam kelima ini, antrian memanjang. Masa tunggu jemaah haji rata-rata di Indonesia hingga 19 tahun. Paling lama di Bantaeng Sulsel, mencapai 40 tahun.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya