Berita

Ujang Komarudin/Net

Politik

Jokowi Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0 Persen, Pengamat: Mimpi Di Siang Bolong!

SABTU, 07 MARET 2020 | 09:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Target Presiden Joko Widodo yang akan menghapus angka kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada 2024 dinilai sulit direalisasikan.

Terget itu akan sulit diraih lantaran kondisi ekonomi saat ini yang cenderung melemah. Pertumbuhan ekonomi nasional terus melambat. Tahun ini diperkirakan hanya 3 persen hingga 4 persen.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (7/3).


"Iyu mimpi di siang bolong. Itu ilusi yang diada-adakan," kata Ujang Komarudin.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai, janji Jokowi itu hanya upaya kamuflase menutup-nutupi kepanikan akibat ekonomi dalam negeri tidak kunjung menunjukkan perbaikan.

Belum lagi ekonomi global saat ini yang tidak menentu akibat wabah virus corona. Ekonomi Indonesia sendiri sudah sejak awal menunjukkan pelemahan sebelum ramai covid-19 itu.

"Jadi janji 0 persen itu bentuk kepanikan (Jokowi) karena ekonomi sedang morat-marit," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya