Berita

Pertemuan antaran Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketum Golkar, Airlangga Hartarto/Istimewa

Politik

Syarief Hasan: Meski Demokrat Di Luar Pemerintah Bukan Berarti Tak Bisa Kerja Sama

JUMAT, 06 MARET 2020 | 14:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan antara Partai Demokrat dan Golkar yang dihadiri langsung oleh masing-masing ketua umumnya dipastikan hanya sebatas silaturahmi politik semata.

Wakil Ketua Umum Demokrat, Syarief Hasan menjelaskan, sejatinya komunikasi partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono dan Airlangga Hartarto sejauh ini sudah berjalan baik.

"Partai selama ini PD dan Golkar sudah sering bekerja sama membangun bangsa dan negara, khususnya pada dua tahun periode Pak SBY. Jadi kita harapkan kerja sama itu bisa ditingkatkan untuk kepentingan bangsa. Itu intinya,” ujar Syarief di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3).


Ia mengamini saat ini Demokrat dan Golkar berada di jalur berbeda, di mana partai beringin masuk dalam koalisi pemerintah. Namun, Wakil Ketua MPR RI ini optimis keduanya bisa menamakan persepsi dalam beberapa hal ke depan.

“Golkar di daam pemerintahan sementara Demokrat di luar koalisi bukan berarti kerja sama tidak bisa dilanjutkan,” katanya.

Salah satu agenda ke depan yang dibahas dalam pertemuan Kamis malam (5/3) itu mengenai Omnibus Law yang masih dibahas di meja DPR serta penjajakan koalisi di Pilkada 2020.

Dia menerangkan kerjasama tersebut dilanjutkan dalam bentuk komunikasi untuk mencari jalan terbaik dalam kebijakan pemerintah salah satunya Omnibus Law.

"Saya pikir Golkar juga siap mengomunikasikan poin-poin eksplisit yang dicantumkan dalam Omnibus Law kepada fraksi Demokrat," tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya