Berita

Anggota DPR Obon Tabroni bersama Prabowo Subianto/Net

Nusantara

Janggal, Kenapa Kemenkes Karantina ABK Diamond Princess Di Bekasi

JUMAT, 06 MARET 2020 | 10:03 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kalangan anggota DPR mempertanyakan sikap Kementerian Kesehatan yang akan mengkarantina dua WNI yang merupakan anak buah kapal (ABK) Diamond Princess Jepang yang positif Virus Corona (Covid-19), di Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikaran, Bekasi.

Meskipun kedua WNI tersebut dinyatakan sudah sembuh.

Anggota DPR Obon Tabroni mengatakan, dia bukan menolak Bekasi bakal dijadikan karantina bagi dua orang ABK Diamond Princes. Tetapi dia merasa langkah pemerintah yang akan mengkarantina keduanya janggal.


"Kalau sudah dinyatakan sembuh, kenapa tidak dipulangkan saja?" kata pria yang juga menjabat sebagai Deputi Presiden FSPMI-KSPI ini, Jumat (6/3).

"Atau kenapa tidak ditempatkan di Pulau Sebaru Kecil yang selama ini menjadi tempat karantina, agar terpusat dan efisien," tambah Obon Tabroni.

Menurut politisi Gerindra ini, dengan menyebar ke beberapa tempat akan muncul kegaduhan dan keresahan di banyak tempat. Apalagi Bekasi merupakan kawasan padat penduduk dan kawasan industri.

"Ini juga akan berkaitan dengan investasi," tutup Obon Tabroni.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya