Berita

Gatot Eddy Pramono imbau masyarakat ikuti anjuran pemerintah dalam atasi corona/Net

Presisi

Minta Masyarakat Ikuti Anjuran Pemerintah Soal Corona, Wakapolri: Dan Jangan Lupa Berdoa

JUMAT, 06 MARET 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono meminta masyarakat tidak terperangkap dalam kekhawatiran yang berlebihan atas berbagai kabar yang muncul terkait virus corona. Terlebih lagi jika ternyata informasi itu adalah hoax, justru akan menimbulkan kepanikan.

“Para guru-guru kita, para habib, yang hari ini ada di sini juga sudah mengingatkan agar kita semua jangan khawatir terhadap berita hoax terkait virus corona. Apalagi sampai panik karena berbagai hoax yang beredar. Pemerintah kita serius menangani virus corona ini,” kata Gatot Eddy saat hadir dalam peringatan Isra Miraj di Masjid Jami Al Mamur, Tangerang, Kamis malam (5/3).

Dia juga mengimbau masyarakat mengikuti anjuran pemerintah agar terhindar dari virus corona. Yaitu menjaga kesehatan tubuh dengan makan-makanan yang bergizi, sehingga sistem kekebalan tubuh kuat untuk dapat menangkal virus.


“Dan jangan lupa agar terus memanjatkan doa agar epidemi virus corona ini segera bisa diberantas tuntas. Selain itu, cari informasi dari para ahli yang sebenarnya. Serta melalui saluran-saluran resmi yang telah disediakan oleh pemerintah,” saran mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Berdasarkan catatan polisi, antara 23 Januari hingga 3 Maret 2020, terdeteksi 147 berita bohong atau hoax yang menyebar di tengah masyarakat. Hoax itu memiliki kaitan dengan virus corona.

Jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 itu juga berharap seluruh masyarakat Indonesia terus membangun kondisi yang kondusif dan damai di tengah maraknya informasi penyebaran virus corona alias Covid-19 yang belum ada vaksinnya.

“Serta dijauhkan dari orang-orang yang menyebar hoax. Kita mesti jaga, syukuri nikmat tersebut. Lihat negara lain, waswas dan punya rasa khawatir untuk beraktivitas. Salah satu penyebabnya karena hoax yang bertebaran,” imbuh Gatot.

Untuk itu, Gatot menambahkan, sebagai perwujudan salah satu dari tujuh program prioritas dari Kapolri, yaitu pemantapan harkamtibnas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat), Polri senantiasa hadir untuk menghalau hoax.

“Salah satunya dengan mengingatkan seperti ini,” demikian Komjen Gatot.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya