Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Gerindra: Target Kemiskinan 0 Persen Jangan Jadi Bualan Seperti Janji Ekonomi Meroket

JUMAT, 06 MARET 2020 | 08:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Target baru dari Presiden Joko Widodo kembali disampaikan di awal perjalanannya di periode kedua memimpin Indonesia. Kali ini, mantan walikota Solo itu menargetkan angka kemiskinan ekstrem menjadi 0 persen alias tidak ada lagi di tahun 2024.

Target disampaikan langsung Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu lalu (4/3).

Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule mengapresiasi target fantastis dari mantan gubernur DKI Jakarta tersebut. Hanya saja, Iwan Sumule meragukan realisasi dari target tersebut.


Dia mengaku masih terngiang dengan janji Presiden Joko Widodo di periode pertama. Kala itu, Jokowi memastikan ekonomi Indonesia akan meroket dan pertumbuhan ekonomi mencapai 7 persen.

Namun hal ini berbanding terbalik dengan kenyataan yang terjadi saat ini. Ekonomi justru nyungsep dan pertumbuhannya jauh panggang daripada api dengan apa yang ditargetkan.

“Ekonomi nyungsep dan pertumbuhan di bawah 5 persen,” sesalnya kepada redaksi, Jumat (6/3).

Atas alasna itu, dia tidak ingin target kemiskinan 0 persen berujung sama dengan nasib janji ekonomi meroket yang sebatas bualan.

“Sekarang bikin target lagi 2024 kemiskinan nol. Patut diapresiasi, tapi tampaknya bualan lagi. Iya nggak sih?” ujarnya bertanya-tanya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya