Berita

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra/RMOL

Presisi

Jangan Panik, Polri Jamin Ketersediaan Sembako

SELASA, 03 MARET 2020 | 16:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sejumlah aktivitas perbelanjaan meningkat usai adanya pengumuman virus corona yang disampaikan Presiden Joko Widodo.

Merespons peningkatan aktivitas masyarakat, Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan menjamin ketersediaan sembako.

“Seluruh pelaku-pelaku usaha sudah kami koordinasikan, khususnya tempat yang besar seperti ritel supaya bisa dikoordinasi dengan baik,” kata Asep di sela acara IAWP 2020 Polwan Menuju Panggung Utama Kepolisian di Mercure Hotel, Jakarta Utara, Selasa (3/3).


Tak hanya itu, Polri juga bakal menindak pelaku usaha yang 'bermain' di tengah kepanikan masyarakat terhadap virus corona. Bagi pelaku usaha yang terbukti menimbun barang-barang tertentu, jelasnya, akan dijerat dengan Pasal 107 UU 7/2014 tentang Perdagangan.

“Kalau pelaku usaha terbukti melakukan penimbunan, bisa ditindak dengan UU perdagangan Pasal 107 ancaman 5 tahun dan denda Rp 50 miliar. Mabes Polri punya satgas pangan yang membantu mengontrol ketersedian bahan pangan,” pungkas Asep.

Sejak Senin sore (2/3) sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kepanikan masyarakat memborong bahan makanan di supermarket.

Kepanikan memang tak bisa dihindarkan usai pengumuman pemerintah soal kasus pertama virus corona di Indonesia. Meskipun hal ini sebenarnya tidak perlu dilakukan, karena Pemprov DKI memastikan stok kebutuhan masih mencukupi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya