Berita

Irjen Antam Novambar (pakai jas)/Net

Presisi

Irjen Antam Novambar Harap Penggantinya Berdedikasi Tinggi

SENIN, 02 MARET 2020 | 16:44 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Irjen Pol Antam Novambar meski telah resmi dilantik sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekjen Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Namun, dia masih aktif menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim).

Tidak lama lagi, jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1985 itu bakal menanggalkan jabatannya sebagai orang nomor dua di korps reserse lantaran bakal jadi Sekjen KKP definitif.


Menurut aturan perundang-undangan, Antam harus melepasakan jabatan Wakabareskrim saat dilantik sebagai Sekjen KKP definitif.

“Sebentar lagi pengukuhan (Sekjen), nanti aja,” kata Antam saat ditemui di kantornya di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/3).

Saat diminta pendapatnya sosok jenderal seperti apa yang cocok mengisi posisi sebagai Wakabareskrim, Antam menjawab diplomatis.

“Wah banyak sekali, yang penting berkeadilan dan berdedikasi tinggi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Pembinaan Karir (Karo Binkar) SSDM Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan kisi-kisi terkait siapa yang pantas untuk mengisi jabatan Wakabareskrim. Dedi mengatakan, posisi
Wakabareskrim cukup strategis untuk itu diperlukan Jenderal yang memiliki track record baik dan tentunya berkompeten di bidang reserse.

“Itu diutamakan,” tekan Dedi kepada wartawan, Jumat (28/2).

Mantan Karo Penmas Divisi Humas Polri ini kemudian menjelaskan secara garis bersar, jajaranya mentracking jenderal yang rekam jejaknya dari perwira pertama hingga perwira tinggi pernah berkecimpung di dunia reserse.

“Misalnya dia Pama (perwira pertama) di reserse, Pamen (perwira menengah) di reserse, pernah menjabat Dir (direktur). Pati (perwira tinggi) misalnya juga di situ, berarti potensi dia untuk bisa menduduki jabatan Wakabareskrim, sesuai dengan kompetensinya, peluangnya di situ lebih besar," jelas Dedi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya