Berita

Arief Budiman/RMOL

Hukum

Penuhi Panggilan KPK, Ketua KPU Lupa Diperiksa Untuk Tersangka Yang Mana

JUMAT, 28 FEBRUARI 2020 | 10:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Arief Budiman memenuhi panggilan ulang sebagai saksi kasus dugaan suap terkait upaya pergantian anggota waktu (PAW) anggota DPR dari PDIP dapil Sumsel I.

Arief Budiman tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00 WIB.

Komisioner KPU dua periode yang mengenakan baju koko berwarna krem itu mengaku bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka rekannya mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, dan tersangka lain mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina.


"Saya lupa pangggilannya, pokoknya untuk, mungkin Pak WS sama Bu Tio. Pokoknya untuk empat orang itu," kata Arief Budiman kepada wartawan, Jumat (28/2).

Arief Budiman mengaku panggilan sebelumnya, Selasa (25/2), dibatalkan oleh penyidik KPK lantaran kondisi cuaca dan banjir di beberapa wilayah di Jakarta dan sekitar. Padahal, saat itu dia sudah akan datang memenuhi panggilan KPK.

"Karena banjir, aku sudah hadir. Tapi diinformasikan oleh pihak KPK karena akses ke sini atau penyidik yang mau ke sini terkendala banjir, jadi dipindah sebenarnya, dipindahnya hari Rabu, tapi saya enggak bisa Rabu," jelas Arief.

Ini adalah kehadiran kadua Arief Budiman di gedung KPK. Sebelumnya dia sudah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka pihak swasta Saeful Bahri pada 28 Januari.

Selasa (25/2), penyidik KPK memanggil empat saksi dalam kasus ini. Yaitu, Ketua KPU Arief Budiman, Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik, anggota DPR RI Fraksi PDIP Riezky Aprilia, dan advokat DPP PDIP Donny Tri Istiqomah.

Namun, penyidik dan para saksi sepakat untuk menunda pemeriksaan karena terkendala banjir di Jakarta.

Evi Novida Ginting diperiksa ulang, Rabu (26/2). Evi dicecar terkait perolehan suara di Dapil Sumsel I yang diserahkan ke KPU.

Sedangkan saksi Donny Tri Istiqomah juga telah diperiksa penyidik, Kamis (27/2). Donny dicecar terkait bukti percakapan dengan para tersangka dari barang elektronik ataupun sadapan yang dimiliki penyidik.

Adapun Riezky Aprilia pada panggilan keadua, tidak terlihat hadir. Pada pemanggilan pertama, dia memenuhi panggilan penyidik, Jumat (7/2).

Penyidik juga telah memeriksa Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto untuk kedua kalinya, Rabu kemarin (26/2). Hasto dicecar terkait percakapannya dengan para tersangka berdasarkan barang bukti yang dimiliki penyidik.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya