Berita

Mbah Diro/Net

Nusantara

Hampir 30 Siswa SMPN 1 Turi Sleman Diselamatkan Nyawanya Oleh Mbah Diro

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 | 17:54 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Mbah Sudiro nama kakek berusia 71 tahun ini. Berkat pertolongannya, hampir 30 siswa pelajar SMPN 1 Turi Sleman berhasil diselamatkan nyawanya saat melakukan kegiatan susur sungai, demikian dikutip dari salah satu media nasional.

Mbah Diro nekat terjun ke sungai Sempor untuk menolong puluhan siswa SMPN 1 Turi yang hanyut saat susur sungai kegiatan Pramuka, Jumat lalu (22/02).

Mbah Diro tak peduli meski tubuhnya yang renta tak lagi bertenaga plus arus sungai kala itu sangat deras.


Saat kejadian, warga Dukuh, Donokerto, Turi tersebut sedang membersihkan makam yang tak jauh dari Sungai Sempor.

Mbah Diro mendengar teriakan siswa-siswa dari kejauhan. Tanpa pikir panjang, ia pun langsung bergegas menuju sungai.

Ia langsung terjun masuk ke sungai membantu Kodir (37), seorang pemancing yang lebih dulu di lokasi kejadian menolong para siswa.

Dengan tubuhnya yang renta, berkeriput dan kurus, Mbah Diro berusaha membantu sebisanya. Ia merangkul anak-anak yang hanyut ke tepi sungai.

Bahkan ia menggendong anak-anak yang mulai tak berdaya dan ketakutan. Tubuhnya yang tak kuat menahan beban itu pun sempat hanyut terbawa arus.

Beruntung ia bisa berpijak pada batu dan berpegangan pada tangga panjang yang dibawanya.

"Saya sempat ikut hanyut, anak masih di punggung saya. Saya bisa pegangan, tetapi karena batu licin, jadi terpeleset, kaki kena luka," lanjut Mbah Diro sambil menunjukkan luka di telapak kakinya.

Hampir 30 anak diselamatkan oleh Mbah Diro dan Kodir juga dengan warga yang lain. Tak ada rasa takut yang menghantuinya.

Ia hanya berpikir bagaimana cara menyelamatkan anak-anak yang hanyut.

"Saya sedih sekali melihat anak-anak terluka. Ada yang kena bebatuan, dahinya lecet-lecet dan berdarah," tutup Mbah Diro.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya