Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Bulan Depan, PM Israel Akan Diadili Atas Dugaan Korupsi

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 13:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebentar lagi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan menghadapi pengadilan atas tuduhan korupsinya.

17 Maret atau dua pekan setelah pemilihan umum, akan menjadi hari bersejarah bagi hidup Netanyahu. Pasalnya pada hari itu Netanyahu akan menghadiri Pengadilan Distrik Yerusalem untuk sesi pertama mendengar dakwaan terhadapnya. Demikian informasi yang didapatkan dari Kementerian Keahakiman pada Selasa (18/2).

Menurut kementerian, tuntutan terhadap Netanyahu sudah resmi diajukan sejak tiga pekan lalu. Ada tiga tuntutan yang diajukan, yaitu penyuapan, pelanggaran kepercayaan, dan penipuan.


Dimuat CGTN, pria 70 tahun itu dituduh telah menerima hadiah senilai 264 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 3,6 miliar (Rp 13.710/dolar AS) dari para taipan yang diduga untuk meningkatkan peliputan di sebuah situs media populer.

Jika terbukti bersalah, Netanyahu bisa mendapatkan hukuman 10 tahun penjara untuk melakukan suap dan maksimum tiga tahun penjara untuk penipuan dan pelanggaran kepercayaan.

Dengan adanya pengadilan ini, Netanyahu menjadi perdana menteri Israel pertama yang didakwa melakukan kejahatan. Meski ia sendiri menolak dengan tegas tudingan tersebut. Di pengadilan nanti, ada tiga panel hakim yang terdiri dari Rivkah Friedman-Feldman, Moshe Bar-Am, dan Oded Shaham.

Sebelumnya, perdana menteri terlama Israel ini telah meminta kekebalan dari parlemen pada awal Januari. Namun, beberapa waktu kemudian ia menarik permohonan kekebalan tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya