Berita

Sebagian penumpang Diamond Princess mulai diizinkan ke daratan/Net

Dunia

Selesai Masa Karantina, Penumpang Kapal Diamond Princess Diizinkan Ke Daratan

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 11:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para penumpang dan awak kapal pesiar Diamond Princess telah selesai memenuhi masa karantina selama 14 hari. Mereka pun kini bisa menapakkan kaki di daratan.

Dilaporkan oleh The Guardian, dari pantauan televisi Jepang terlihat para penumpang sudah mulai meninggalkan kapal pada Rabu pagi (19/2) dan langsung menaiki bus yang sudah menunggu di Pelabuhan Yokohama, Prefektur Kanagawa.

Otoritas kesehatan setempat sebelumnya memang mengatakan proses penurunan penumpang dan awak akan mulai dilakukan hari ini. Sekitar 500 penumpang akan turun pada Rabu, dan sekitar 2.500 lainnya turun pada Kamis (20/2) dan Jumat (21/2).


Memang tidak semuanya diperbolehkan untuk turun. Hanya mereka yang mendapatkan hasil tes negatif dan tidak berbagi kabin dengan penumpang yang terinfeksi yang diizinkan turun.

Selain itu, para kru juga akan memulai karantina tahap baru ketika penumpang yang diizinkan telah turun.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, total orang yang berada di atas kapal adalah 3.711 orang. Terdiri dari 2.666 orang penumpang dan kru 1.045 orang dari 56 negara. Warga negara Indonesia (WNI) yang berada di atas kapal berjumlah 78 orang yang semuanya merupakan kru.

Untuk diketahui, pada Selasa (18/2), pemerintah Jepang juga melaporkan adanya tambahan 88 kasus baru. Sehingga ada 542 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di atas kapal. Dari kasus tersebut, ada 3 WNI yang dinyatakan positif.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya