Berita

Seorang Dokter Terlalu Lelah Hingga Tak Sadar Tertidur di Lorong Rumah Sakit/Net

Dunia

Kematian Mencapai 2005 Orang, Dokter Ini Tertidur Di Lantai Rumah Sakit

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 11:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wabah virus corona yang menerjang dengan luar biasa membuat tim medis bekerja super ekstra. Padahal, pekerja medis adalah kelompok yang paling rentan penularan.

Setiap harinya berada di sekeliling pasien virus corona dengan kondisi badan yang sangat lelah, terkadang telat makan, dan menggunakan pakaian pelindung yang sama sebab saat ini persediaannya jumlahnya mulai menipis.  

Begitu banyak pasien yang membutuhkan bantuan tim medis, sampai sampai para pekerja ini melupakan kondisi tubuhnya.


Seorang dokter didapati menggelosor di lantai koridor rumah sakit akibat kelelahan. Dokter itu, Zhang Rui, 29 tahun, seorang ahli radiologi di Rumah Sakit Rakyat Distrik Wenjiang, Chengdu, seperti dilansir dari The Papper, Rabu (19/2).

Zhang sedang bersandar sejenak di dinding akibat kelelahan setelah bekerja 20 jam. Ia baru saja melakukan 26 CT scan dan sinar-X pada pasien. Para pasien melihatnya tidur di sana dan tidak tahan untuk membangunkannya karena mereka mengerti bahwa dia pasti kelelahan.

Mendengar laporan itu, rekan Zhang, Li Chen, segera melihat keadaan Zhang dan menemukannya tertidur. Li menawarkan untuk mengganti shift dengan Zhang sehingga dia bisa istirahat, tetapi Zhang menolak dan mengatakan dia baik-baik saja.

Zhang kembali bekerja setelah itu. Dia memang tangguh dan mengabdikan diri untuk kepentingan orang banyak.

Dia mengatakan kepada wartawan bahwa ini bukan apa-apa dan semua orang di departemen mengalami masalah serupa.

Beberapa tim medis di sana mengisahkan, untuk mengurangi pemborosan alat pelindung mereka, staf medis akan berusaha untuk tidak minum air yang begitu banyak sehingga mereka tidak perlu sering pergi ke toilet.

Zhang sendiri mengabaikan semua kekhawatiran dan selalu berpikir positif bahwa ia akan baik-baik saja.

Saat ini ada 1.868 kematian di Cina dan 72.436 kasus yang terinfeksi. Sebanyak 12.564 pasien telah mengalami kesembuhan dan bisa kembali ke rumah, dikutip dari Asia One, Rabu (19/2).

Namun, media nasional CGTN dan CNN, pada Rabu (19/2) menuliskan ada 136 kematian baru yang dilaporkan di wilayah China daratan, sekitar 132 orang di antaranya meninggal di Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah.

Sehingga total korban menurut laporan terbaru Komisi Nasional Kesehatan China (NHC), sudah 2.005 meninggal dunia akibat virus corona di wilayah China daratan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya