Berita

Presiden Jokowi saat mengunjungi karhutla/Net

Politik

Narasi Klenik Kediri Wujud Istana Meyakini Jokowi Akan Selesai Di Tengah Jalan

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 22:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Cerita 'klenik' yang disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam melarang presiden berkunjung ke Kendiri menjadi bukti ada kekhawatiran Istana terhadap posisi Joko Widodo sebagai RI satu.

"Jadi mereka sendiri melihat kalau tidak hati-hati, nanti Pak Jokowi bisa selesai di tengah jalan. Jadi ya keyakinan itu mulai muncul di lingkungan istana," kata analis politik dari Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (18/2).

Pria lulusan Universitas Syarif Hidayatullah UIN Jakarta ini pun menyampaikan sejumlah indikator mengenai konklusinya tersebut. Pertama, tentang sikap pemerintah atas kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkannya saat ini.


"Memaksakan revisi UU KPK, Omnibus Law, serta memaksakan anaknya terlibat Pilkada dan sebagainya. Mereka sudah memperhitungkan kalau terus menerus kebijakan ini dilaksanakan, ada potensi Pak Jokowi itu tidak akan sampai 5 tahun," tambahnya.

Selain itu, lanjut Ray Rangkuti, pernyataan Pramono yang disampaikan di acara peresmian Rumah Susun Pondok Pesantren Hidayatullah Mubtadiin, Lirboyo, Kediri, Jawa Timur itu tidak etis.

Sebab pemerintah tidak memberikan kesan edukatif untuk masyarakat, melainkan justru memberikan pemahaman yang bersifat mistis, dan jauh dari unsur akademis.

"Ini membuat simpati publik menurun ke Pak Jokowi. Sharusnya itu tidak perlu dibalut dengan keyakinan mistik, cukup keyakinan scientific saja. Kalau terus menerus begini ya sudah," pungkas Ray Rangkuti.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya