Berita

Presiden Suriah Bashar al-Assad/Net

Dunia

Berhasil Rebut Kembali Aleppo, Assad: Perang Belum Berakhir

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 12:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rezim Suriah di bawah kepemimpinan Presiden Bashar al-Assad berhasil mengambil alih kembali kendali secara penuh pusat ekonomi, Kota Aleppo, dari pemberontak pada Minggu (16/2).

Atas kemenangan tesebut, Assad yang jarang tampil justru memberikan pidato yang disiarkan di televisi pada Senin (17/2). Dalam pidatonya itu, Assad bertekad tidak akan menyerah sampai mencapai kemenangan total. Cepat ataupun lambat.

"Pembebasan ini tidak berarti akhir dari perang dan tidak berarti akhir dari skema. Bukan akhir dari terorisme atau penyerahan (diri) musuh," ujar Assad seperti dimuat VOA.


"Itu (mengambil kembali Aleppo) berarti kita telah 'menggosok hidung mereka (pemberontak)' di tanah sebagai awal untuk kemenangan penuh," lanjutnya.

Lebih lanjut, Assad mengatakan Aleppo akan jauh lebih kuat dari sebelumnya. Di mana selama 8 tahun terakhir, kota tersebut menjadi medan pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak.

Pria 54 tahun tersebut juga mengungkapkan pihaknya tengah bersiap untuk meraih kemenangan lain di Provinsi Idlib yang masih dikuasai oleh pemberontak, dengan atau tanpa dukungan Turki.

Mengingat, Turki bersama Amerika Serikat saat ini tengah berusaha untuk menghentikan berbagai manuver yang dilakukan oleh Assad, dengan mencoba memutus dukungan Rusia terhadap pemerintah Suriah.

Kemenangan Assad atas Aleppo juga sebenarnya tidak terlepas dari campur tangan Rusia. Pada akhir pekan kemarin, pasukan Suriah yang dibantu kekuatan udara Rusia berhasil merebut 30 desa di Aleppo hanya dalam tempo satu hari.

Serangan tersebut juga diketahui tidak hanya memakan korban jiwa dari pihak militer namun juga sipil. Beberapa personel Turki yang dikerahkan di pos pengamatan pun ikut meninggal dunia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya