Berita

Parlemen Korea Selatan/Net

Dunia

Kali Kedua, Partai Oposisi Kembali Ganti Nama

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 | 23:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Untuk kali kedua dalam tiga tahun terakhir, Liberty Korea Party (Partai Pembebasan Korea) mengganti namanya.

Partai oposisi utama Korea Selatan ini mengganti namanya menjadi United Future (Masa Depan Bersatu), Senin (17/2). Pergantian nama sendiri dilakukan menjelang pemilihan legislatif yang akan diselenggarakan pada April.

Dimuat Channel News Asia, perubahan nama dilakukan oleh partai untuk mendapatkan target pemilih yang lebih luas. Di mana sebanyak 295 anggota Majelis Nasional akan dipilih dua bulan lagi.  


Saat ini, United Future memiliki 113 kursi di parlemen.

United Future sendiri pernah menjadi nama salah satu partai koalisi di Selandia Baru sejak 2005. Namun pada 2017, partai tersebut dibubarkan.

Sebelum menjadi United Future, Liberty Korea Party sendiri dikenal dengan nama Saenuri atau New Frontier. Itu adalah nama yang diberikan oleh mantan Presiden Park Geun-ye pada 2012.

Sayangnya, ketika Park digulingkan akibat terlibat skandal korupsi tiga tahun lalu atau 2017, partai itu berganti nama menjadi Liberty Korea Party untuk menghindari keterikatan dengan kasus tersebut.

Kendati begitu, sejarah Liberty Korea Party sendiri dimulai sejak 1997 ketika beberapa partai sayap kanan-tengah bergabung membentuk satu partai bernama Grand National Party.

Dalam pernyataannya, United Future mengungkapkan akan menyatukan kekuatan untuk melawan petahana, Presiden Moon Jae-in dan akan memperbaiki Korea Selatan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya