Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Putus Paparan Corona, Singapura Terapkan Aturan Baru

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 | 18:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Singapura menerapkan aturan baru yang lebih ketat untuk memutus penularan virus corona atau Covid-19.

Dalam pengumuman Kementerian Kesehatan Singapura (MOH), Senin (17/2), aturan tersebut yakni Stay-Home Notice (SHN) di mana seluruh penduduk dan pemegang paspor jangka panjang yang telah melakukan perjalanan ke China daratan harus tetap tinggal di rumah sampai 14 hari.

Pemerintah sebelumnya hanya memberlakukan Leave of Absence (LOA), yakni memperbolehkan para pelancong meninggalkan rumah untuk makan atau membeli perlengkapan rumah tangga.


Dilaporkan Channel News Asia, aturan SHN akan diberlakukan mulai Selasa (18/2) pukul 11.59 malam waktu setempat. SHN juga akan berlaku bagi semua yang telah kembali dari daratan China dalam 14 hari terakhir. Dengan begitu, pemerintah juga akan menghentikan aturan LOA.

Menurut MOH, SHN juga akan berlaku pada setiap pekerja yang kembali dari daratan China dengan surat keterangan izin kerja.

"Kami sudah meminta pengusaha untuk meminta persetujuan terlebih dahulu dari Kementerian Tenaga Kerja (MOM) sebelum mereka bepergian ke Singapura. Jika majikan membutuhkan bantuan, MOH akan menghubungkan mereka dengan hotel atau operator asrama agar pekerja mereka dapat melayani SHN ," kata MOH.

Para penyewa dan pemilik tanah juga diminta untuk memahami situasi tersebut. MOH akan menerapkan langkah pengawasan dan penegakan hukum agar SHN dapat dijalankan sepenuhnya.

"Orang-orang ini menanggung ketidaknyamanan untuk kepentingan masyarakat luas. Karena itu, kami mendesak semua pemilik tanah bekerja sama dan memungkinkan penyewa memberlakukan SHN untuk memenuhi persyaratan 14 hari," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya