Berita

Israel Airline/Net

Dunia

Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Israel Melanglang Buana Di Atas Langit Sudan

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 | 15:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pesawat komersial Israel sudah mulai melanglang buana di atas langit Sudan untuk kali pertama. Itu merupakan casting koridor udara yang baru disepakati antara Israel dan Sudan pada awal bulan ini.

Demikian yang diungkapkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam pidatonya kepada para pemimpin umat Yahudi Amerika Serikat, Minggu (17/2).

"Sekarang kita membahas normalisasi dengan cepat. Pesawat Israel pertama melintas di atas langit Sudan kemarin," kata Netanyahu seperti dimuat Reuters.


Hal ini pun membuat perjalanan Israel ke Amerika Serikat kini bisa lebih cepat selama tiga jam. Kesepakatan tersebut dihasilkan atas pertemuan Netanyahu dengan pemimpin militer Sudan, Abdel Fattah al-Burhan di Uganda pada 5 Februari.

Meski Israel menganggap kesepakatan tersebut merupakan perkembangan signifikan untuk normalisasi hubungan kedua negara, namun tidak demikian dengan Sudan.

Sudan dan Israel memiliki latar belakang hubungan buruk yang dipengaruhi oleh sengketa Israel dan Palestina.

Bersama dengan negara-negara Arab, Sudan menolak kependudukan Israel sejak 1967. Para negara Arab mengeluarkan keputusan untuk tidak mengakui Israel, tidak ada perdamaian dengan Israel, dan tidak ada negosiasi dengan Israel.

Israel pun menganggap Sudan sebangai ancaman. Pasalnya negeri 2 nil tersebut dicurigai telah menyelundupkan amunisi ke Jalur Gaza.

Menurut seorang ahli, kesepakatan Israel dengan Sudan tersebut berkaitan dengan pemulangan migran Sudan di Israel. Selain itu, Sudan juga meminta bantuan Israel untuk melobi AS guna meningkatkan posisi Sudan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya