Berita

Uni Eropa/Net

Dunia

Move On Dari Inggris, Uni Eropa Dekati Negara-negara Balkan

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 | 11:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Eropa tampaknya bakal segera move on setelah 'bercerai' dengan Inggris yang memutuskan untuk Brexit.

Dalam rapat Komisi Uni Eropa (UE) di Brussel, Belgia, pada Minggu (16/2), para pemimpin Dewan Eropa menyatakan keinginan mereka untuk lebih dekat dengan negara-negara di kawasan Balkan.

"Saya pikir ini adalah kepentingan geostrategis kita bersama agar Balkan Barat memiliki (hubungan) yang sedekat mungkin dengan Uni Eropa," ujar Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dilansir Radio Free Europe.


Hal yang kurang lebih serupa juga diungkapkan oleh Presiden Dewan Eropa Charles Michel. Dia berharap, pada pertemuan puncak di Zagreb, Kroasia pada Mei nanti, Uni Eropa dan enam pemimpin negara di Balkan Barat dapat melakukan diskusi yang jujur, intens, dan terbuka.

Negara-negara di Balkan Barat yang dimaksud Uni Eropa adalah Albania dan negara-negara pecahan Yugoslavia. Pada Oktober tahun lalu, Uni Eropa sendiri telah menunda keanggotaan Albania dan Makedonia Utara.

Kendati begitu, Uni Eropa mengaku akan mengkalibrasi ulang indikator keanggotaan. Mengingat Von der Leyen sendiri mengatakan ada prospek yang kredibel bagi negara-negara Balkan untuk bergabung dengan Uni Eropa.

Komisi Eropa juga akan memberikan laporan mengenai prospek hubungan dengan negara-negara kandidat. Seperti Albania, Bosnia dan Herzegovina, Kosovo, Montenegro, Makedonia Utara, dan Serbia.

"Kami akan bekerja hari ini dan besok untuk (KTT) Dewan Eropa berikutnya, guna membuka pintu perspektif Eropa terhadap negara-negara Balkan," kata Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya