Berita

WNI saat datang dari Wuhan beberapa pekan lalu/Net

Nusantara

Bebas Dari Virus Corona, Kemenkes Akan Pulangkan 238 WNI Ke Pihak Keluarga

SABTU, 15 FEBRUARI 2020 | 13:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bakal memulangkan 238 warga negara Indonesia (WNI) yang telah dilakukan observasi dan karantina kepada keluarga masing-masing. Kemenkes memastikan, 238 WNI itu terbebas dari virus corona (Covid-19).

"Sehat semua. Kan kita monitor 14 hari terus menerus ini. Track record kita day by day perorang ada. Tidak ada (yang terinfeksi). Kan kalau ada yang terinfeksi, pasti masuk rumah sakit," kata Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Dr Achmad Yurianto kepada wartawan, Sabtu (15/2).

Yurianto meminta agar warga daerah asal para WNI yang akan dipulangkan itu tidak khawatir. Sebab, para WNI yang pulang dari Wuhan dan telah dikarantina selama 14 hari di Natuna dalam keadaan sehat dan bebas virus corona alias Covid-19.


"Tak perlu khawatir, masyarakat juga sudah tahu. Kita sudah cek ke beberapa Pemda mereka sudah siap, kita cek ke keluarganya juga sudah siap, mereka bilang engga khawatir. Mereka sudah mengerti," pungkasnya.

Dari informasi yang diterima redaksi, direncakanakan pesawat yang mengangkut 238 WNI bakal take off pukul 12.00 dari Lanud Raden Sadjad, Natuna menuju ke Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta.

Sesampainya di Halim, pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menjadi leading sektor proses observasi ini bakal menyerahkan 238 WNI ke masing-masing Pemerintah Provinsi untuk mengurus kepulanganya.

Adapun rincian 238 WNI yang dipulangkan itu berasal dari Aceh 13 orang; Bali dua orang; Bangka Belitung satu orang; Banten lima orang; Bengkulu dan DIY dua orang; DKI Jakarta 16 orang; Jambi empat orang; Jawa Barat sembilan orang; Jawa Tengah 10 orang; dan Jawa Timur 65 orang; Kalimantan Barat empat orang; Kalimantan Timur 15 orang; Kalimantan Selatan delapan orang; Kepulauan Riau dua orang; Lampung satu orang.

NTB empat orang; Papua lima orang; Papua Barat sembilan orang; Riau enam orang; Sulawesi Barat dua orang; Sulawesi Selatan 16 orang; Sulawesi Tengah dua orang; Sulawesi Tenggara empat orang; Sumatera Utara empat orang dan Sumatera Barat satu orang.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya