Berita

Gedung KPK/RMOL

Politik

Wajar Publik Anggap KPK Masuk Angin Di Kasus Wahyu Setiawan

JUMAT, 14 FEBRUARI 2020 | 15:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta bergerak cepat untuk menuntaskan kasus dugaan suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Jika tidak, maka akan menjadi wajar jika publik menilai KPK “masuk angin”.

Begitu pendapat yang disampaikan analis politik dari Universitas Islam Syech Yusuf, Tangerang, Miftahul Adib saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (14/2).

“Publik akan menganggap KPK 'masuk angin’. Apalagi ini diduga yang tersangkut ada hubungan dengan petinggi partai,” kata Adib.


Jika tidak segera diungkap, kasus dugaan suap komisioner KPU bakal menjadi komoditas politik yang tentunya terus bergulir menjadi isu liar. Apalagi, jika KPK tidak segera menyelesaikan dan mempunyai ketegasan soal kasus ini.

KPK juga bisa dianggap tebang pilih dan ikut bermain dalam ranah politik. Ini lantaran Firli Bahuri cs terkesan tidak segera menuntaskan kasus yang oleh banyak pihak sebenarnya dianggap gampang dan mudah.

“Jadi ketika yang tersangkut adalah diduga petinggi partai yang berkuasa, ada kesan KPK santai. Tetapi sebaliknya, ketika yang terlibat tak punya kekuatan politik besar, maka KPK akan bertindak keras,” pungkas Adib.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya