Berita

Bobotoh tak bisa menghadiri laga uji coba Persib di Solo dan Sleman/Persib

Sepak Bola

Bobotoh Diimbau Tidak Pergi Ke Solo Dan Sleman, Ini Alasannya

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 18:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dua laga uji coba yang akan dilakoni Persib Bandung di Solo dan Sleman bakal tidak dihiasi kehadiran Bobotoh. Hal ini sesuai dengan permintaan pihak tuan rumah terkait laga uji coba yang melawan Persis Solo dan PS Sleman pada 15 dan 17 Februari mendatang.

"Persib mengimbau kepada Bobotoh untuk tidak berangkat ke Solo dan Sleman (Yogyakarta) guna mendukung langsung Pangeran Biru dalam dua laga persahabatan pada 15 dan 17 Februari 2020. Imbauan ini dikeluarkan untuk menghormati permintaan dari kedua panitia penyelenggara setempat," demikian pernyataan manajemen Persib di laman resmi klub, Rabu (12/2).

Dalam keterangan tersebut, Persib beralasan bahwa imbauan tersebut sesuai dengan koordinasi dan komunikasi dengan pihak Persis Solo. Di mana panitia penyelenggara mensyaratkan Persib tidak mengirimkan suporternya untuk menghadiri pertandingan tersebut. Karena pertandingan yang berlangsung 15 Februari nanti hanyalah bersifat uji coba.


Pihak PS Sleman pun mengajukan syarat yang sama. Terlebih lagi laga uji coba yang akan dilangsung pada 17 Februari tersebut bersifat tanpa penonton. Selain itu, laga juga tak dimainkan di Stadion Maguwoharjo yang merupakan kandang PS Sleman.

"Persib memohon kerja sama dari Bobotoh untuk sama-sama menjaga hubungan baik antar klub dan suporter dengan mempertimbangkan imbauan ini," demikian pernyataan Persib.

Sebelumnya, Persib juga sudah melakoni uji coba melawan Barito Putra, Selasa (11/2). Laga yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat ini berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi Maung Bandung.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya