Berita

Asisten Sumber Daya Manusia (ASSDM) Polri Irjen Pol. Eko Indra Heri/Net

Presisi

Wujudkan Pelayanan Bersih Dari KKN, SDM Polri Canangkan Zona Integritas

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 11:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pelayanan yang cepat, tepat dan bersih dari praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) merupakan target yang ingin diraih untuk meningkatkan wibawa dan citra Polri dengan mencanangkan Zona Integritas (ZI).

Begitu yang disampaikan oleh Asisten Sumber Daya Manusia (ASDM) Polri Irjen Pol. Eko Indra Heri dalam acara Pencanangan Program Zona Integritas Polri di SSDM Polri di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta, Rabu  (12/2).

"Ini merupakan titik awal dimulainya zona integritas. Sebenarnya kita sudah melakukan hal ini tapi secara formal kita belum mendapat predikat ini," kata Eko Indra.


Dalam acara ini, SSDM Polri juga melakukan penandatanganan fakta integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang disaksikan langsung oleh ketua KPK Firli Bahuri, Ketua BPK Agung Firman Sampurna serta perwakilan dari Ombudsma RI.

"SSDM Polri berkeyakinan siap untuk membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM dengan langkah-langkah antara lain membangun komitmen bersama yang bebas dari KKN dan meningkatkan pelayanan yang berbasis teknologi informasi," tegas Eko.

Untuk langkah kongkritnya, Eko Indra menekankan bakal menginventarisasi kewajiban LHKPN bagi seluruh Perwira Menengah dan Perwira Tinggi Polri.

"Kami akan laporkan ke Bapak Ketua KPK," imbuhnya.

Eko juga menyinggung soal transparansi dalam perekrutan dan promosi jabatan yang dilakukan SSDM Polri. Transparansi dalam hal itu, lanjut Eko, perlu dibantu pihak lain di luar SSDM Polri.

"Memang 90 persen konsumen kita adalah internal, tapi 10 persen adalah orang eksternal, oleh karena itu pembangunan zona integritas ini tidak bisa dibangun sendiri," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya