Berita

Kapolri pastikan penerbitan SIM, STNK, dan BPKB tetap ditangani Polri/RMOL

Politik

Kapolri: Menhub Sepakat Penerbitan SIM, STNK, Dan BPKB Tetap Dikelola Polri

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 | 16:07 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wacana penerbitan SIM, STNK, dan BPKB yang bakal dialihkan kepada Kementerian Perhubungan telah mendapat titik terang. Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan hal tersebut masih tetap berada di bawah kewenangan Polri.

"Saya sudah duduk bicara ketika ratas dengan Menhub Budi Karya. Intinya tidak ada wacana itu, dan pengelolaan SIM, STNK, dan BPKB (tetap) di tangan Polri," jelas Kapolri usai meresmikan ISDC di Pusdik Lantas, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (11/2).

Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengakui memang ada wacana dari Kemenhub untuk mengambil dua peran. Satu peran di terminal, kedua jembatan timbang.


Tapi kata Idham, pihaknya akan duduk bersama membangun komunikasi apakah akan dituangkan dalam peraturan pemerintah (PP) atau perubahan UU.

"Kami sudah siapkan tim kajian untuk duduk bersama," lanjut Kapolri.

Sebelumnya, Menhub Budi Karya mengatakan, wacana tersebut seharusnya tak dilakukan. Pasalnya, pengelolaan SIM, STNK, dan BPKB sudah terstruktur baik oleh Kepolisian RI.

"Lebih bagus yang punya kelembagaan, kalau di daerah saya enggak punya lembaga. Menjadi tidak efisien membuat lembaga baru di sana," ujar Budi Karya di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (7/2).

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu justru meminta bantuan dalam memantau jembatan timbang hingga terminal. Sehingga, jika terjadi pelanggaran bisa langsung ditindak.

"Saya sudah konsultasi dengan Kapolri, saya minta tolong di jembatan timbang dan terminal kami memiliki keamanan dengan polisi. Karena di situ kami melakukan law enforcement, tentunya nanti di-backup oleh polisi supaya jangan mengganggu tim dari Polri. Dua tempat saja, terminal dan jembatan timbang," ucapnya.

Seperti diketahui, rencana Revisi Undang-undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas 2020. Dalam pembahasan itu berkembang wacana pengalihan penerbitan surat-surat tersebut.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai, wacana pengalihan penerbitan SIM, STNK, dan BPKB dari Polri ke Kemenhub dinilai kurang tepat. Pasalnya, kewenangan penerbitan tersebut seharusnya berada di bawah institusi kepolisian.

“Udah benar kok Polri pegang semua komando tersebut," ujar Sahroni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/2).

Legislator Partai Nasdem ini sepakat penerbitan SIM, STNK, hingga BPKB lebih baik di bawah kewenangan Polri. Sebab, mereka lebih berpengalaman dari Kemenhub.

"Kemenhub sudah bicara itu tugas Polisi. Saya sangat sependapat, sesuai tupoksinya," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya