Berita

Stadion GBLA lebih dipilih skuat Persib untuk jadi homebase musim ini/RMOLJabar

Sepak Bola

Ini Alasan Skuat Persib Lebih Pilih GBLA Dibanding Jalak Harupat

JUMAT, 07 FEBRUARI 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kompetisi Liga 1 2020 bakal berlangsung kurang dari satu bulan lagi. Tapi Persib Bandung masih belum kunjung mendapat kepastian soal homebase yang akan digunakan untuk menjamu lawan mereka.

Saat ditanya soal kepastian kandang tim asuhannya, pelatih Robert Rene Alberts menyebutkan kalau para penggawa Maung Bandung lebih memilih Stadion GBLA ketimbang Si Jalak Harupat.

"Jika kamu tanya saya atau pemain, semua pasti akan katakan GBLA," ujar Robert kepada wartawan usai memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (7/2).


Salah satu alasannya adalah GBLA punya atmosfer pertandingan yang lebih mumpuni dibanding Jalak Harupat. Pasalnya, kapasitas GBLA yang bisa menampung hingga 38 ribu penonton bakal memberi atmosfer yang lebih besar.

Selain itu, kondisi lapangan GBLA pun relatif lebih baik dari Jalak Harupat. Sehingga, Robert dan skuat Persib berharap bisa menggunakan GBLA sebagai homebase pada musim ini.

"Jauh merupakan satu hal yang dipertimbangkan. Tapi kondisi lapangan jauh lebih baik dari Jalak Harupat, atmosfernya juga jauh lebih baik dari Harupat. Ini stadion yang fantastis, hanya perawatannya saja yang kurang. Tapi kami juga tahu kesulitannya," tutup Robert.

Untuk diketahui, kondisi lapangan Stadion GBLA memang masih cukup baik dan layak digunakan untuk pertandingan. Karena itu Persib diizinkan untuk menggunakan GBLA sebagai sarana latihan.

Namun, untuk menjadi tempat menjamu lawan tanding, Persib masih belum mendapat lampu hijau dari pihak Pemkot Bandung. Seiring sejumlah kerusakan yang dialami bangunan stadion.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya