Berita

Ombudsman RI/Net

Politik

Ombudsman: Indonesia Negara Berdaulat, Tidak Bisa Didikte China

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 19:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah antisipatif pemerintah terhadap penyebaran virus corona dikritik oleh rezim komunis China. Sebab, Indonesia telah dianggap merugikan diri sendiri karena menerapkan kebijakan rute penerbangan keluar masuk China.

Bukan sekadar penutupan rute penerbangan, Indonesia juga menghentikan sementara impor dari China.

Dubes China Xiao Qian bahkan memberikan warning, bahwa Negara Kepulauan RI akan merevisi nilai industri perdagangan dan pariwisata domestik. Pasalnya, selama 7-8 tahun terakhir, China adalah mitra perdagangan terbesar Indonesia.


Bukan hanya itu, China juga disebut-sebut Xiao Qian sebagai penyumbang investasi terbesar bagi Indonesia. Oleh karenanya, dia memperingatkan agar Indonesia mengurungkan niatnya untuk menyetop impor bahan baku dari China.

Namun perlu diingat, virus corona telah dianggap oleh lembaga kesehatan dunia (WHO) sebagai ancaman global. Sehingga, tidak ada alasan bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menuruti permintaan China.

Hal itulah yang diimbau oleh Anggota Ombudsman Alvin Lie. Sebab dia melihat, masalah virus corona sebagai prioritas yang mesti dilakukan pemerintah yang mandiri.

"Indonesia negara yang berdaulat penuh, tidak bisa didikte oleh negara lain. Dan merupakan prioritas utama bagi pemerintah Indonesia untuk melindungi keselamatan, keamanan dan kesehatan warganya," ucap Alvin kepada Kantor Berita Politik RMOL saat dihubungi, Rabu (5/1).

Alvin Lie pun mengaku tidak habis pikir jika pemerintah tidak menerapkan kebijakan pembatasan akses transportasi China. Karena, dampak ekonomi RI akan lebih besar jika membebaskan arus keluar masuk transportasi China-Indonesia.

"Bayangkan kalau pemerintah tidak melakukan langkah-langkah pengamanan ini, kemudian virus corona mewabah di Indonesia, bukan hanya kerugian ekonomi, wisata kita juga jelas akan ambruk, perdagangan akan terkendala, rakyat kita juga akan menjadi korban," urainya.

Lebih lanjut, mantan Anggota DPR RI ini juga berharap agar pemerintah tetap dan terus melakukan kebijakan preventif yang ketat atas wabah virus corona. Termasuk soal penyetopan impor barang baku dari China.

"Terutama yang terkait dengan produk-produk makanan segar, buah, sayuran, kemudian juga produk-produk lainnya yang dikhawatirkan dapat menjadi media menularkan, atau membawa virus corona ke Indonesia," ucap Alvin Lie.

Bahkan, kata dia, pemerintah juga harus siap menghadapi ancaman China demi melindungi warga negara yang menjadi kewajiban utama.

"Apapun ancaman dari China, kita harus siap menghadapinya," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya