Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Singapura Halimah Yacob/Setkab
Presiden RI Joko Widodo mendapatkan kunjungan kehormatan dari Presiden Singapura Halimah Yacob untuk pertama kalinya, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2).
Dalam kunjungan tersebut, Halimah tidak sendirian, melainkan bersama rombongan delegasi bisnisnya.
Kunjungan sendiri diawali dengan upacara kenegaraan, kemudian mengisi buku tamu, berbincang di veranda, hingga melakukan prosesi penanaman pohon bersama.
Dikatakan oleh Jokowi, kunjungan Halimah bertujuan untuk memperkokoh hubungan saling menguntungkan antara dua negara tetangga tersebut, bukan hanya di bidang ekonomi namun juga sosial dan pendidikan.
"Hubungan erat yang telah kita bangun bukan hanya di bidang ekonomi tapi juga hubungan antarmasyarakat," ujar Jokowi seperti dilansir dari laman
Setkab.
Seperti yang diungkapkan oleh Jokowi, Halimah juga akan mewisuda 697 penata laksana rumah tangga asal Indonesia yang telah lulus pendidikan Paket B dan Paket C di Sekolah Indonesia yang berada di Singapura.
Hal itu, menurut Jokowi, adalah bentuk kepedulian Halimah terhadap isu pendidikan dan perempuan.
"Indonesia dan Singapura adalah tetangga dekat, dan kita hanya memiliki satu opsi yaitu berhubungan dengan baik dan saling menguntungkan. Dan sudah merupakan komitmen saya untuk terus memperkuat kerja sama dengan Singapura," tutur Presiden.
Menimpal Jokowi, Halimah juga memberikan apresiasinya di mana Singapura dan Indonesia memiliki hubungan yang sangat baik dari segi ekonomi, budaya, antarmasyarakat, hingga keamanan.
"Jadi, saya melihat kunjungan ini untuk menguatkan dan hubungan yang hangat di antara kedua negara," lanjut Halimah.
Mendampingi Jokowi Menko PMK Muhadjir Effendy, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Mensesneg Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.