Berita

Lutfi Alfiandi/Net

Presisi

Gelar Perkara Pengakuan Lutfi Alfiandi, Polisi Tak Temukan Bukti Penganiayaan

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 15:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Inspektorat bersama Bidang Profesi dan Pengamanan Polri telah melakukan penyelidikan terhadap pengakuan Lutfi Alfiandi terdakwa penyerangan aparat yang mengaku disetrum oleh penyidik agar mengakui perbuatanya.

Dari hasil gelar perkara, tidak ditemukan adanya bukti-bukti penyidik melakukan penganiayaan terhadap Lutfi.

“Tim sudah melakukan gelar terhadap hasil temuan itu kemudian hasilnya bahwa tidak terbukti apa yang dituduhkan itu,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/2).


Kemudian kedua, sambung Asep, hasil dari gelar perkara justru menunjukan bahwa penyidik telah melakukan standar operasional prosedur (SOP) dalam melakukan kegiatan penyidikan.

“Jadi poinnya tidak terbukti atas tuduhan itu dan kemudian penilaian dari tim, penyidik sudah bekerja berdasarkan SOP yang ada,” tegasnya.

Asep menambahkan, Lutfi ditetapkan sebagai tersangka melakukan perlawanan terhadap aparat sudah didasari dengan alat bukti yang kuat seperti rekaman CCTV dan pengakuanya sendiri bahwa dia memakai seragam sekolah agar bisa ikut melakukan unjuk rasa.

Itu artinya, kata Asep, mens rea alias niat jahat yang bersangkutan telah ada.

“Sehingga dengan bukti itu berlandaskan bahwa penyidik itu bukan bekerja menuntut pengakuan tetapi keterangan itu sudah cukup. Jadi kalaupun tidak mengakui tetapi berdasarkan bukti bukti itu sudah cukup,” demikian Asep.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya