Berita

Nelly Siringo Ringo/RMOL

Hukum

Dituduh Makar, Istri Yudi: Suami Saya Pernah Menjadi Kader PDIP Dan Pendiri Repdem Jogjakarta

JUMAT, 31 JANUARI 2020 | 14:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Nelly Siringo Ringo, istri Yudi Syamhudi pengunggah sekaligus pria dalam video 'Negara Rakyat Nusantara' yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu mengatakan bahwa suaminya merupakan aktivis dan pernah menjadi kader PDI Perjuangan.

Nelly menjelaskan, setelah lulus kuliah, suaminya menjadi dosen di UIN Riau. Setelah kembali ke Jogja, dia ikut mendirikan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) yang merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan.

“Setelah itu kembali ke Jogja mendirikan Repdem. Karena Mas Yudi kader PDIP dulunya, (jadi) Ketua Repdem di Jogja,” kata Nelly di Bareskrim, Jakarta, Jumat (31/1).


Dikatakan Nelly, Yudi adalah seorang aktivis yang tidak pernah mencari popularitas, jabatan apalagi uang. Karena cita-citanya hanya ingin melihat negeri ini bebas dari kesengsaraan dan bebas dari kemiskinan.

“Suami sebagai Aktivis sepanjangan sepengetahuan saya tidak pernah sedikitpun untuk menghianati negeri nenek moyangnya sendiri, NKRI,” katanya.

Nelly menceritakan, awal mula suaminya itu ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar oleh Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipudum) Bareskrim Polri.

“Kami datang atas undangan karena mendapatkan surat dari Bareskrim kemarin, tanggal 29 Januari 2020, pemanggilan tersebut pada awalnya hanya sebagai saksi, setelah hampir 20 jam diperiksa atau di BAP akhirnya ditetapkan sebagai tersangka,” urai Nelly.

Nelly mengaku heran, padahal video yang diupload oleh suaminya itu pada tahun 2015 yang lalu yang sebetulnya merupakan ide untuk menyelamatkan bangsa dari disintegrasi.

“Ternyata disalahartikan oleh kelompok tertentu yang saya menduga itu diviralkan untuk pengalihan isu,” pungkas Nelly.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya