Berita

Ilustrasi Petugas Medis di Wuhan/Net

Dunia

WHO Pun Cemas, Penyebaran Corona Bertambah ke Tiga Negara Lain

KAMIS, 30 JANUARI 2020 | 09:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memuji upaya pemerintah China dalam mengatasi wabah virus corona, sekaligus menyatakan keprihatinannya terhadap penyebaran yang kian bertambah ke tiga negara lainnya, Jerman, Vietnam dan Jepang. Ia berencana memutuskan penyataan darurat bencana.

WHO memperingatkan kepada semua pemerintah untuk segera mengambil tindakan atas virus mematikan yang mirip seperti SARS ini.

Data terakhir, wabah ini telah menelan korban 170 meninggal di China dan telah menyebar ke 18 negara.


WHO menyerukan pertemuan darurat pada hari ini, Kamis (30/1) untuk memutuskan apakah epidemi corona ini sebagai 'Status Darurat Global'  atau tidak. Penunjukan status itu dapat mengarah pada peningkatan koordinasi internasional

Sebelumnya, pertemuan telah dilakukan dua kali, namun mereka masih menolak memberikan kepastian status, dengan alasan masih memerlukan lebih banyak informasi dan bukti. Sayangnya, di saat bersamaan penyebaran telah terjadi di 15 negara.

Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan, meningkatnya jumlah kasus dan  penularan dari manusia ke manusia di luar China sangat memprihatinkan.

"Dalam beberapa hari terakhir penyebaran virus terutama di beberapa negara, khususnya penularan dari manusia ke manusia membuat kita khawatir, seperti di Jerman, di Vietnam dan juga di Jepang," kata Tedros, mengutip Reuters, Kamis (30/1)

Ia memandang jika wabah ini sampai merebak ke negara yang masih lemah sistem keamanan kesehatannya, tentu akan sangat membahayakan.

Maskapai penerbangan di seluruh dunia menangguhkan atau mengurangi layanan masuk dan keluar dari Tiongkok, mengikuti kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia di luar negeri.

Di dunia olahraga, Kejuaraan Atletik Indoor Dunia yang ditetapkan untuk bulan Maret di Nanjing terpaksa mundur ke tahun 2021, demikian juga dengan kejuaran Piala Dunia Ski yang telah dibatalkan.

"WHO memantau wabah ini setiap saat setiap hari," ujar Tedros.  

Dalam pernyataannya di Twitter, Tedros mengatakan WHO sangat menyesalkan pandangan yang beredar di publik bahwa wabah corona ini terjadi karena kesalahan manusia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya