Berita

Menteri Agama Fachrul Razi di Rakernas Kemenag 2020/Ist

Politik

Bicara Antikorupsi, Fachrul Razi: Usahakan Jangan Terlibat Hengky Pengky

RABU, 29 JANUARI 2020 | 19:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kementerian Agama membahas 5 program prioritas dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2020 yang digelar di Jakarta.

Lima program itu di antaranya pemberantasan korupsi, peningkatan kualitas haji, pembenahan umrah, pembenahan pendidikan keagamaaan, penguatan moderasi dan sertifikasi halal.

Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan, lembaganya akan terus berbenah memperbaiki birokrasi di Kementerian Agama hingga steril dari tindakan korupsi.


"Teman-teman di Kementerian Agama sama seperti orang memakai baju putih, titik sekecil apapun akan terlihat sangat jelas, kita sama-sama usahakan tidak terlibat 'henky pengky' atau apapun," ujar Fachrul Razi, Rabu (29/1).

Selain itu, Fachrul Razi juga menyampaikan pentingnya membumikan Islam yang damai dan toleran. Menurut purnawirawan Jenderal TNI ini, ajaran agama yang damai dan toleran akan menopang kemajuan sebuah bangsa.

Fachrul Razi menjelaskan, sebuah negara seperti Indonesia yang memiliki kawasan wisata harus dibarengi dengan kehidupan beragama yang damai dan toleran.

Sebab, tidak mungkin pariwisata akan maju dan para wisatawan asing dengan berbagai macam agama datang ke Indonesia andai kehidupan masyarakatnya tidak toleran.

"Dakwah Islam yang paling betul adalah mendakwahkan kedamaian dan toleransi. Kalau begitu, semua akan berbondong-bondong masuk Islam," sambungnya.

Rakernas Kemenag 2020 diikuti oleh 372 peserta yang terdiri dari pejabat eselon I dan II Pusat, Kakanwil Kemenag Provinsi, serta Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

Rapat Kerja Nasional Kemenag tahun 2020 bertema 'Moderasi beragama, Umat Rukun, Indonesia Maju' yang dibuka Menag ini akan berlangsung dari Rabu (29/1) hingga Jumat (31/1). Turut hadir, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Haryono.

Hadir pula, Dewan Pengawas BPIP Tri Sutrisno, Wisnu Bawa Tenaya, Sudhamek, Buya Syafii Maarif, dan KH Said Aqil Siradj, serta Pimpinan Majelis-majelis Agama.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya