Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Teka-Teki Matematika Ekonomi

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 22:40 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

KETIMBANG membiarkan lubuk sanubari digerogoti gundah-gulana akibat kemelut pemberitaan prahara E-KTP, Jiwasraya, mahar KPU, Asabri, Century, Virus Corona, Omnibus Law dan lain sebagainya, mari kita sejenak mengalihkan fokus perhatian batin dengan melakukan senam otak demi memecahkan empat teka-teki matematika terkait ekonomi sebagai berikut.

Teka-Teki

Teka-teki pertama: Sebuah sepeda motor listrik buatan Jerman dijual dengan banting harga discounted sebesar 14 2/7 prosen dari harga semula. Harga kini adalah 1.200 euro. Berapa euro harga sepeda motor listrik itu sebelum diturunkan?


Teka-teki kedua: Pabrik Wei-Hua mampu memproduksi 304 handphone dalam 8 jam. Berapa banyak handphone mampu diproduksi pabrik tersebut dalam setengah jam?

Teka-teki ketiga: Para petani bawang Indonesia mengekspor 3/4 hasil pertanian serta menjual 4/5 sisa hasil pertanian di pasar domestik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sendiri. Berapa prosen hasil pertanian bawang masih tersisa untuk kebutuhan lain lagi?

Teka-teki keempat:  Dalam mendirgahayu tahun jadi ke-101, Jamu Jago menjual produk unggulannya, yaitu Purwoceng dengan tidak hanya setengah harga namun masih ditambah bonus separuh bungkus produk Purwoceng kepada pelanggan setianya.

Pelanggan pertama memperoleh 50% dari sediaan produk di gudang Jamu Jago masih ditambah bonus berupa setengah bungkus Purwoceng. Pelanggan kedua memperoleh 50% dari sediaan produk yang tersisa di gudang Jamu Jago dan masih ditambah 1/2 bungkus Purwoceng.

Demikian pula selanjutnya bagi pelanggan ke 3 dan ke 4 memperoleh porsi yang sama. Kepada pelanggan ke-5, kepala pemasaran Jamu Jago mengeluarkan maklumat “Maaf, kini hanya ada sebungkus Purwoceng tersisa. Maka kami hadiahkan sebungkus Purwoceng tersisa ini secara gratis kepada Anda". Berapa bungkus produk Purwoceng semula tersedia di gudang Jamu Jago?

Jawaban

Jawaban untuk teka-teki pertama = 200 Euro. Teka-teki kedua = 19 handphone. Teka-teki ketiga = 5 % . Teka-teki ke empat = 31 bungkus Purwoceng (memang tinggal sedikit tersisa di gudang akibat laris dijual).

Bagi yang tidak setuju atas jawaban tersebut di atas atau merasa kenyamanan terganggu akibat dijengkelkan oleh empat teka-teki tersebut di atas atau malah merasa terhina sebab empat teka-teki ternyata terlalu mudah untuk dipecahkan, silakan menggugat ke Mahkamah Inkonstitusi atas dugaan pembuatan empat teka-teki tanpa bertanggung jawab dalam memberi penjelasan mengenai jawaban yang benar-benar benar .

Penulis adalah pembelajar teka-teki sebagai senam otak.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya