Berita

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat/Net

Politik

Eks Menteri SBY Duga Kerajaan Abal-abal Muncul Untuk Tutupi Kasus Tertentu

KAMIS, 23 JANUARI 2020 | 07:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Fenomena kemunculan kerajaan baru tengah menjangkiti negeri ini. Dimulai dari Keraton Agung Sejagat, kemudian bermunculan kerajaan yang lain, semisal Sunda Empire dan Kesultanan Selecao.

Politisi Partai Demokrat Roy Suryo menduga kerajaan-kerajaan tidak begitu saja muncul dan viral. Dia yakin ada aktor utama di balik fenomena ini.

“Saya memang menduga keras bahwa kemunculan “kerajaan-kerajaan” (abal-abal) ini pasti ada dalangnya,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (23/1).


Eks Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga menduga ada maksud lain dari memviralkan kerajaan-kerajaan ini di media tanah air.

Berdasarkan dugaannya, kerajaan abal-abal dimunculkan untuk mengalihkan fokus masyarakat pada kasus tertentu.

“Kemungkinan (sengaja) dimunculkan untuk "menutupi " kasus-kasus tertentu yang ada,” pungkasnya.

Hal ini pernah juga dia sampaikan saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club, Selasa lalu (21/1). Acara itu mengangkat tema “Siapa di Balik Raja-Raja Baru?”.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya