Berita

Jaksa Agung ST Burhanudin (berkemeja putih)/RMOL

Hukum

Jaksa Agung Minta Waktu Periksa Dugaan Keterlibatan OJK

SENIN, 20 JANUARI 2020 | 18:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kejaksaan Agung RI masih akan melihat terlebih dahulu dugaan keterlibatan pihak-pihak di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kasus gagal bayar polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya.

Begitu disampaikan Jaksa Agung ST Burhanudin kepada wartawan seusai Raker dengan Komisi III DPR RI, Senin (20/1).

"Kita akan melihat dulu. Jadi, ini kan kami lagi pemeriksaan saksi-saksi semua," kata Burhanudin.


Kendati begitu, Burhanudin memastikan semua pihak yang diduga masih ada kaitannya dengan kasus Jiwasraya akan didalami oleh penyidik Kejaksaan Agung. Termasuk, tak menutup kemungkinan akan memanggil dan memeriksa pihak dari OJK.

"Siapapun nanti kalau yang terlibat, kami tindak lanjuti. Jadi, tidak perorangan siapa-siapa. Semua pun kalau masih ada terlibat di situ, kami akan panggil," tegasnya.

Adapun, terkait rencana pemanggilan saksi-saksi kasus yang merugikan keuangan negara Rp 13,7 triliun itu, Burhanudin meminta semua pihak untuk bersabar.

Kata dia, Kejaksaan mesti harus mengidentifikasi sekitar 55 ribu transaksi di PT Asuransi Jiwasraya.

"Tolong dimengerti dulu. Kami ini ya, ada transaksi saja 55.000 yang kami harus teliti. Itulah tenaga kami, itulah memang kami sedang fokus ke situ. Untuk saksi saksi tolonglah kasih waktu. Yakinlah saya akan sampaikan," pungkasnya.
 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya