Berita

Meghan saat menyambangi shelter wanita di Kanada/Net

Dunia

Usai Angkat Kaki Dari Kerajaan Inggris, Meghan Markle Kunjungi Penampungan Wanita Di Kanada

KAMIS, 16 JANUARI 2020 | 09:57 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Istri Pangeran Harry, Meghan Markle, muncul kembali di hadapan publik pascapengumuman pengunduran diri mereka sebagai anggota senior Kerajaan Inggris.

Meghan, 38, tampak mengunjungi sebuah tempat penampungan (shelter) bagi kaum wanita di Kota Vancouver, Kanada, pada Selasa (14/1).

"Lihat dengan siapa kita minum teh hari ini!" demikian ditulis oleh komunitas Downtown Eastside Women's Center di halaman Facebook mereka.


"Duchess of Sussex, Meghan Markle, mengunjungi kami hari ini untuk membahas masalah yang memengaruhi wanita di komunitas," lanjut komunitas itu dalam postingan di Facebook.

Meghan kembali ke Kanada dari Inggris pada pekan lalu setelah mengeluarkan keputusan untuk mundur sebagai anggota Kerajaan Inggris.

Dalam pertemuan keluarga Kerajaan Inggris pada Senin (13/1) di Sandringham, yang dihadiri Ratu Elizabeth, Pangeran Harry, Pangeran William, dan Pangeran Charles, telah diputuskan bahwa Kerajaan Inggris merestui kepindahan Harry dan Meghan Kanada.

Yang sangat disayangkan di sini adalah ulah Meghan yang seolah ingin menampilkan dirinya sebagai seorang aktivis yang peduli pada isu-isu sosial dan gender dengan mengunjungi shelter atau tempat penampungan wanita di Kanada.

Jika memang ia memang peduli pada isu-isu itu, Meghan bisa melakukan itu di Inggris.

Wanita ini lupa bahwa pria yang ia nikahi bukan pria dari kalangan biasa.

Harry, terlahir sebagai sebagai anggota Kerajaan Inggris. Punya tugas dan tanggung-jawab untuk bekerja sesuai arahan Kerajaan Inggris.

Sampai akhirnya, putra bungsu Pangeran Charles ini menikahi seorang aktris yang tak punya hormat pada Monarki Inggris, dan tak punya cinta yang cukup besar kepada rakyat Inggris.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya