Berita

Wahyu Setiawan/Net

Politik

KPU Minta PAW Wahyu Segera Diproses, Ini Ada Pantunnya

SELASA, 14 JANUARI 2020 | 12:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengajuan surat pengunduran diri Wahyu Setiawan sebagai komisioner telah dikirim Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Presiden, Senin kemarin (13/1). KPU pun berharap agar prosesnya bisa cepat.

Pasalnya, Wahyu telah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap pergantian antarwaktu (PAW) Caleg DPR RI dari PDI Perjuangan dapil Sumatera Selatan I.

Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan, pergantian pejabat KPU memang tidak diatur secara spesifik di dalam undang-undang.


"Prinsipnya kita berharap 'ikan sepat ikan gabus, semakin cepat semakin bagus'," ujar Viryan saat ditemui di kantor sementara KPU Pusat, di Mess Bank Indonesia, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

Lebih lanjut, Viryan mengakui seluruh komisioner KPU siap menghadap ke Presiden, untuk menjelaskan duduk perkara yang melibatkan Wahyu.

"Kami sangat siap dan kita menunggu. Tapi secara formil kami sudah menyampaikan surat," ucap Viryan.

Adapun untuk proses pergantian Wahyu langsung ditetapkan, kata Viryan. Maksudnya, tidak ada lagi proses seleksi seperti pemilihan komisioner pada tahun 2017 silam.

"Tapi otomatis peringkat selanjutnya nomor 8 yaitu Pak Dewa (I Dewa Raka Sandi) yang akan menggantikan Pak Wahyu," ucap Viryan.

"Nanti langsung ada SK pemberhentian dan pengangkatan," tambah dia.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya