Berita

Ridwan Kamil siap bantu masalah homebase yang melanda Persib/net

Sepak Bola

Persib Terancam Jadi Tim Musafir, Gubernur Jabar Langsung Turun Tangan

MINGGU, 12 JANUARI 2020 | 02:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil siap memberikan bantuan untuk Persib Bandung dalam permasalah pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung.

Pasalnya, Persib terancam tak mempunyai homebase untuk Liga 1 2020. Menyusul rencana renovasi Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung yang akan digunakan sebagai satu venue Piala Dunia U-20 2021.

“Jadi wewenang GBLA ada di Pemkot. Kalau saya diminta dengan senang hati saya carikan upaya untuk Persib. Tapi kelihatannya Pak Yana (Wawalkot Bandung) khususnya masih mencoba mengupayakan dengan cara beliau sendiri, kira-kira begitu,” ucap Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (10/1).


Emil menyebut, meski tengah bermasalah namun Stadion GBLA masih bisa dipakai untuk homebase Persib. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan atas seizin Bareskrim Polri yang menangani perkara tersebut.

“Kalau saya sederhana, kalau alasan masih ada perkara yang dikhawatirkan jika ada sebuah keputusan tiba-tiba berisiko, lakukan seperti PON. Ada surat atau sebuah pernyataan dari Bareskrim bahwa kasus jalan terus tapi aset negara bisa dikelola, hanya itu saja,” lanjutnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Dengan begitu, kata Emil, stadion yang dibangun dengan biaya Rp 545 miliar itu tidak terbengkalai.

“Jadi aset negaranya tidak terbengkalai, bisa dilaksanakan kegiatan pelelangan apapun, urusan hukum enggak terganggu karena novum hukum sudah dikumpulkan. Tidak perlu ada kunjungan lagi, tapi asetnya tidak terbengkalai. Mudah-mudahan kalau Pemkot mau, saya follow up,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya