Berita

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi/net

Politik

Perkuat Bakamla, Indonesia Kerja Sama Dengan Coast Guard Jepang

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 13:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Masuknya kapal-kapal asing, terutama kapal China, ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di perairan Natuna Utara telah menimbulkan polemik bagi pemerintah Indonesia.

Salah satu polemik yang muncul adalah ketidakmampuan Badan Keamanan Laut (Bakamla) atau coast guard/penjaga pantai Indonesia untuk mengawasi perairan tersebut.

Atas dasar itu lah Indonesia melakukan kerja sama dengan Jepang untuk memperkuat kedua coast guard. Termasuk meningkatkan pembangunan kapasitas dan kesadaran domain maritim masing-masing di kawasan.


Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai melakukan pertemuan bilateral secara tertutup dengan Menteri Luar Negeri Jepang, Motegi Toshimatsu di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta, Jumat (10/1).

"Kita sepakat untuk memperkuat kerja sama coast guard termasuk bidang capacity building dan exchange maritime domain awareness di kawasan Indopasifik," ujar Retno dalam joint press statement-nya.

Penyataan yang sama juga diungkapkan oleh Motegi, ia mengatakan pada Februari mendatang, coast guard Jepang mulai melakukan kerja sama dengan Bakamla.

Selain kerja sama coast guard, seperti yang sudah disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Indonesia dan Jepang sepakat untuk memperkuat kolaborasi investasi di pulau-pulau terluar di Indonesia.

Khusus untuk Natuna, kedua negara sepakat untuk mempercepat kerja sama di bidang pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT).

"Indonesia mengharapkan agar SKPT Fase kedua dapat segera ditindaklanjuti. Pembangunan pelabuhan dan pasar ikan, peningkatan kapasitas untuk nelayan, pengawasan perikanan, pengembangan pariwisata, juga kerja sama energi," pungkas Retno.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya