Berita

Ilustrasi roket Iran/Net

Politik

Perang Iran Vs AS, DPR Minta Kemlu Evakuasi WNI Di Negara Konlfik

RABU, 08 JANUARI 2020 | 17:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI sangat mendukung langkah Kementerian Luar Negeri untuk segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI), pasca Iran meluncurkan serangan roket ke dua pangkalan militer Amerika Serikat di Irak.

Begitu disampaikan anggota Komisi I DPR RI Rudianto Tjen kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

"Kita sebagai Komisi 1 yang berhubungan dengan luar negeri, pertahanan, kita sangat mendukung hal-hal kemanusiaan," kata Rudianto.


Menurut Rudi, perang dua negara adidaya Iran versus Amerika Serikat mengharuskan pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan warga negaranya yang berada di negara-negara konflik.

"Bahwa ancaman itu sangat cukup serius. Untuk itu pemerintah harus emlakukan evakuasi WNI di Timur Tengah ini," tegas politisi PDIP ini.

Adapun, lanjut Rudianto, terkait sikap politik Indonesia yang menganut perinsip bebas aktif sedianya menjadi mediator kedua negara yang sedang berperang. Sebab, kemanusiaan lebih penting ketimbang perang.

"Kita sebagai negara non blok kalau bisa kita sebagai mediator, memediasi negara negara yang punya kepentingan disana. Dari sisi kemanuasiaan perang itu tidak baik. Jadi perlu kita mediasi agar tak terjadi konflik," demikian Rudianto.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya